Selasa, 02 Agustus 2016

Belajar jadi Blogpreneur bareng Ani Berta, Haya Aliya Zaki, dan CNI.


Hai mamapreneurs dan UKMers, kali ini saya ingin berbagi soal menjadi blogpreneur. Yes, mau jadi entrepreneur bisa lewat blog juga, loh. Trus caranya gimana?. Yuk,  baca lebih lanjut hasil liputan saya di acara #bukberCNI bersama CNI yang berjudul How To Be A Blogpreneur” ini.

Tepatnya tanggal 21 Juni 2016 lalu di Casadina Kitchen and Bakery, Apartemen Taman Rasuna, Jakarta, saya menghadiri bincang-bincang inspiratif ini. Saya sendiri sudah menekuni dunia blogging cukup lama sehingga tema ini terdengar sangat seksi buat saya ;p. Sepuluh tahun malang melintang di dunia blogging (namun baru aktif sekitar dua tahun terakhir), rasanya sudah saatnya saya menyeriusi dunia blogging ini dan mengambil keuntungan yang positif dari hobi saya tersebut.

Ani Berta dan Haya Aliya Zaki, bergantian mengisi materi hari itu sambil diselingi oleh presentasi CNI yang menambah semangat kami para peserta untuk makin giat menimba ilmu.

Sebelum kita lanjut dengan bahasan ini, saya ingin menyampaikan definisi blogpreneur. Mungkin ada beberapa yang belum tahu apa itu blogpreneur. Menurut WPExplorer Dictionary, blogpreneur adalah seseorang yang mengelola sebuah blog sebagai bisnis, mengubah hobi dan ketertarikannya menjadi sebuah pekerjaan penuh waktu yang kadang tentu saja ada risiko finansial juga, kalau menurut pandangan saya, yang dimaksud dengan risiko finansial di sini adalah pendapatan yang tidak tentu, baik secara jumlah mau pun seberapa sering kita mendapatkan uang.


Kedengaran menarik, kan? tapi apakah semua orang bisa menjadi blogpreneur, apakah mudah memulai dan menekuninya?, trus, caranya gimana?. Nah, langsung saja kita bahas sesinya Ani Bertha yang akrab disapa teh Ani, ini, ya ...

Ani Bertha - How to be a Blogpreneur

How to be a blogpreneur  oleh Ani Bertha

Teh Ani membuka presentasi dengan mengatakan bahwa siapa saja bisa menjadi seorang blogpreneur, ya mahasiswa-i, pekerja kantoran, freelancer, pelajar, dan masyarakat umum, bahkan buat para UKM-ers yang sudah punya usaha kecil-kecilan pun bisa melebarkan sayap menjadi seorang blogpreneur, loh, selain mendapat penghasilan baru, juga sangat bisa membantu usahanya yang sedang berjalan sekarang. How cool is that?

Okay, kalau semua bisa menjadi seorang blogpreneur, lalu bagaimana caranya?. Pertama-tama kita harus mempunyai kemampuan menulis artikel karena inti dari blog adalah tulisan, lalu dilengkapi dengan foto, video, dan lain sebagainya.

Merasa kurang mampu menulis? Latihan, latihan, dan latihan. Jangan lupa untuk rajin ikutan lomba blog juga karena menurut teh Ani dan mba Haya, menulis untuk lomba blog dapat mengasah kemampuan kita dalam menulis karena kita menulis sesuai dengan persyaratan tertentu.

Rajin blogwalking dan membaca beberapa blog yang sudah ternama adalah salah satu cara untuk menambah kemampuan menulis kita. Langkah terakhir dan paling ampuh? terus menulis, lama-kelamaan kita bisa mendapatkan ritme menulis yang tepat sesuai dengan karakter kita.

Jangan lupa untuk menentukan niche blog, misalnya kita ingin menulis soal usaha kecil dan segala pernik-perniknya seperti blog saya yang tentang UKM ini, atau contoh lain karena saya suka menulis tentang parenting dan gaya hidup seorang mama, maka saya membuat satu blog lain yang niche-nya lebih kepada parenting dan lifestyle di www.zataligouw.com. Jika kita suka menulis tentang kecantikan, kita bisa menjadi seorang beauty blogger. Suka makan, kenapa nggak jadi food blogger, dan seterusnya, dst.

Hal lainnya yang diperlukan tentu saja tempat mem-publish artikel-artikel yang kita tulis berupa sebuah alamat blog, baik yang masih gratisan atau pun yang sudah berbayar. Yang gratisan adalah yang ujungnya masih pakai embel-embel .blogspot.com atau .wordpress.com, dll.

Lalu jangan lupa untuk memiliki media sosial yang mendukung dan terintegrasi ke blog milik kita. Platform media sosial yang bisa kita pakai adalah twitter, facebook, instagram, LinkedIn, dan seterusnya. Mengapa mesti punya sosial media juga? kan kita blogpreneur? bukankah memiliki blog saja sudah cukup?. Fungsi sosial media adalah juga untuk 'mengiklankan' blog kita, membagi artikel-artikel yang sudah kita tulis kepada teman-teman di facebook, kepada followers di twitter dan instagram, sehingga mereka makin 'ngeh' kalau kita sekarang serius ngeblog bahkan menjadikannya sebagai sebuah usaha.

Jangan lupakan inventaris penting ngeblog antara lain laptop atau PC, internet yang kuencangg, dan kamera atau minimal hape yang kameranya bagus sehingga fotonya layak untuk dipakai di dalam blog.

Berkomunitas adalah langkah yang perlu diambil kemudian. Bertemu dan belajar dari orang-orang yang punya passion yang sama akan makin membuka kesempatan buat kita. Mendapat ilmu, mendapat informasi event, mendapat job review, dan masih banyak lagi.

Sudah punya skill, punya platform blog, punya perlengkapan perang ngeblog, sudah aktif menjalin network, tapi nggak action? ya percuma dong, yah, hihihi.. Jadi langkah terakhir namun yang paling utama adalah action. Langsung jalankan semuanya yang sudah kita pelajari di sini mau pun di tempat lain. Bikin alamat blog, tulis artikel, pasang foto keren, bagi di sosial media, dan voila... jalan menjadi blogpreneur sudah makin kelihatan :)

Jadi secara singkat ada lima hal penting untuk mulai jadi blogpreneur, yaitu:
  • Punya kemampuan menulis
  • Mempunyai platform berupa blog dan media sosial pendukung.
  • Inventaris Blogger
  • Networking
  • Action
Haya Aliya Zaki bicara tentang menulis konten kesehatan

Get Opportunities from writing health content  oleh Haya Aliya Zaki

Berikutnya adalah sesi dari mba Haya. Bahasannya sangat spesifik, yaitu mendapatkan kesempatan (menghasilkan uang) lewat menulis konten kesehatan. Wahhh, senang sekali rasanya belajar langsung dari pakar seperti mba Haya yang latar belakang pendidikannya adalah lulusan Fakultas Farmasi Sumatera Utara dan lulusan Apoteker Universitas Indonesia.


Hal yang diungkapkan oleh mba Haya sama halnya oleh teh Ani adalah soal passion. Passion adalah rasa antusias dan bersemangat dalam melakukan sesuatu. Jika kita merasa menulis blog adalah passion kita, go for it!.


Sudah punya antusiasme serta semangat 45 buat ngeblog, lanjutkan dengan personal branding. Aktiflah dalam menulis konten-konten yang sesuai (dalam hal ini konten kesehatan). Tunjukan gaya hidup sehat di media sosial kita, misalnya kita rajin olahraga, rajin mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, dan lain-lain. Jika sempat, usahakan untuk menghadiri acara-acara yang berbau kesehatan seperti seminar yang diadakan oleh brand, rumah sakit, universitas, pemerintah, dan seterusnya.


Bergabung menjadi relawan dalam acara-acara amal, acara kesehatan, menulis konten tentang kesehatan tanpa dibayar, juga bisa menjadi jalan yang membuat kita makin dikenal dalam bidang yang kita inginkan.


Mengenai sosial media lagi-lagi diingatkan oleh mba Haya. Kita sangat perlu mengintegrasikan serta mengoptimalkan sosial media milik kita. Seperti kata teh Ani di sesi sebelumnya, gunakan sosial media untuk 'beriklan' dan lebih mengenalkan siapa diri kita sebenarnya (secara branding). Jangan malas juga untuk sering update status setelah selesai menulis yaaa ...


Sekali lagi, inilah lima inti dari presentasi mba Haya, yaitu: 
  •      Passion
  •      Personal Branding
  •      Volunteer
  •      Networking
  •      Optimizing your social media
Nah, gimana mamapreneurs dan UKM-ers, lengkap kan liputannya? tertarik untuk jadi blogpreneur? atau sudah jadi blogpreneur juga? :) Tetap semangat ya biar makin sukses ...

********

2 komentar: