Jumat, 21 September 2018

Kiat Sukses Memulai Usaha | Womantalk with Futri Zulya


Beberapa hari yang lalu saya dilanda kegalauan, sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Sekitar sebulan terakhir ini saya sedang agak bosan dengan semua kegiatan saya, termasuk urusan usaha. 

Start up yang baru mulai saya jalani bersama beberapa teman rasanya, kok, jalan di tempat. Apa yang salah, ya?. Saya pun sempat tidak bersemangat meeting dengan klien, membuat proposal, dan lain-lain. 

Nah, kebetulan sekali ISB (Indonesian Social Blogpreneur) mengadakan acara yang menjadi jawaban kegalauan saya, yaitu bincang wanita alias womantalk bersama Futri Zulya, mamapreneur pemilik PT. BMI dan beberapa usaha lainnya.

Futri Zulya S. Mn, M. Bus. yang akrab dipanggil mba Puput ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi para undangan yang hadir lewat presentasinya tentang "How To Start A Bussiness."

Menurutnya ada banyak alasan mengapa wanita harus terjun ke dunia bisnis. Antara lain perkembangan teknologi yang pesat yang memudahkan wanita untuk bekerja dari mana saja, termasuk dari rumah. 

Hobi, aktualisasi diri serta kebutuhan untuk menambah penghasilan juga merupakan alasan mengapa wanita terjun ke dunia usaha.

Lalu apa keuntungannya saat kita sebagai wanita, terutama setelah berkeluarga dan punya anak, memutuskan untuk menjadi mamapreneur?. Tentu saja banyak, misalnya kita bisa mengatur jadwal sendiri, bisa menyesuaikan usaha kita dengan keluarga kita, punya uang tambahan, membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, dan yang terpenting adalah kita menjadi pribadi yang terus berkembang.

Ani Berta, founder ISB yang memoderatori acara #Zwomantalk with Futri Zulya

Dari hasil obrolan bersama mba Puput, saya menyimak kurang lebih 5 kiat agar sukses dalam memulai usaha serta menjalankan usaha tersebut.

TEMUKAN PASSION KAMU
Ya, find your passion adalah yang pertama kali harus kita pikirkan saat hendak memulai usaha. Saya setuju sekali dengan hal ini. Karena usaha tanpa passion biasanya, sih, nggak akan tahan lama.

Jangan mentang-mentang bisnis kue artis sedang trend misalnya, lalu kita ikut-ikutan membuka usaha tersebut, padahal passion kita bukan dibidang baking.

Pada kesempatan tersebut saya bertanya pada mba Puput, bagaimana cara mengerucutkan ide usaha apabila saya punya banyak ide dan punya banyak hobi dan passion.

Riset! itu jawaban mba Puput. Ia sendiri mencontohkan, sebelum akhirnya membuka usaha di bidang kecantikan yaitu Z Beauty, Z Glow, dan Z Academy, ia melalui proses yang panjang. Mencari tahu apa passionnya, bahkan sampai 'mewawancarai' keluarganya tentang apa hal yang paling ia suka.

TENTUKAN PRIORITAS DAN MINTA DUKUNGAN
Saat kita sudah menemukan apa passion kita serta ide usaha yang ingin kita jalankan. Selanjutnya adalah mulai menentukan prioritas. 

Ya, menurut mba Puput, kita harus realistis. Karena kita adalah istri dan ibu, prioritas utama kita adalah keluarga. Pastikan anak-anak dan suami terurus dengan baik baru kita menyisihkan waktu untuk usaha. 

Agar usaha kita berkelanjutan, tidak setengah-setengah, diperlukan bussiness plan atau perencanaan usaha yang baik.

Nah, kemudian yang tak kalah pentingnya adalah membangun support system atau dukungan. Kita tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Ada peran penting suami, mertua, orangtua, serta baby sitter dan ART  dalam memuluskan jalan kita menjadi mamapreneur yang sukses.

PERENCANAAN USAHA
Membuat bussiness planning atau perencanaan usaha menjadi salah satu bagian yang penting, bisa diawali dengan membuat riset serta analisa SWOT.

Strength - Analisa apa saja yang menjadi kekuatan usaha kita. Bagaimana kekuatan tersebut bisa kita gunakan untuk memajukan usaha kita.

Weakness - Apa kelemahan usaha kita. Misalnya harga bahan kue yang mahal (jika kita berbisnis kue) lalu cari solusinya, apakah ada bahan pengganti yang lebih murah yang tidak akan mengurangi kualitas kue buatan kita.

Opportunities - Analisa kesempatan-kesempatan yang terbuka untuk usaha kita. Saat healthy lifestyle makin trend seperti sekarang mungkin melebarkan sayap ke usaha makanan sehat menjadi kesempatan bagi kita yang memang sudah bergerak di bisnis makanan.

Threat - Buat daftar apa saja yang bisa menjadi ancaman bagi usaha kita. Kompetitor yang banyak bermunculan bisa menjadi ancaman bagi usaha kita.

Para peserta #zwomantalk yang antusias selama acara

LAKUKAN RISET DAN MAKSIMALKAN INTERNET
Lakukan riset sebanyak-banyaknya. Internet telah memberi begitu banyak kemudahan dalam hal informasi mengenai usaha, jadi jangan disia-siakan.

Berselancarlah di dunia maya, pelajari bisnis yang ingin kita buka, bagaimana pengalaman orang lain dalam menjalankan bisnisnya, baca literatur-literatur yang mendukung usaha kita dan jangan segan juga untuk meminta pendapat orang lain.

Tapi ingat bahwa keputusan akhir ada di tangan kita karena kita lah yang paling menganl diri kita sendiri.

LAKUKAN !
Apa gunanya segala perencanaan dan cita-cita muluk yang sudah kita buat jika tidak ada action. Ya, jadikan perencanaan bisnis tadi sebagai aksi nyata dengan benar-benar memulai usaha kita.

Saat melakukan eksekusi alias aksi nyata, tentu saja kita membutuhkan modal usaha. Jika kita belum memiliki modal yang cukup, mba Puput memberi beberapa saran dari mana modal usah bisa kita dapatkan.

Pertama, dari tabungan. Ya, jika baru memulai usaha, sebisa mungkin gunakan uang sendiri. Jika uang tabungan tidak cukup, kita bisa menjual aset dan barang berharga kita.

Enggan menjual barang berharga kita? Gadaikan saja. Atau bisa juga meminjam kepada keluarga dekat. Namun, meski meminjam pada keluarga, sebaiknya buat surat perjanjian agar aman, baik bagi pemberi pinjaman juga bagi kita sebagai peminjamnya.


Networking menjadi pilihan juga dalam mencari modal usaha. Mba Puput mencontohkan bahwa pertemuan-pertemuan seperti acara womantalk adalah salah satu bentuk berjejaring yang bagus. Kita bisa mendapat banyak teman yang memiliki passion yang sama bahkan mungkin bisa menemukan investor yang tertarik dengan ide usaha kita.

Ia mengingatkan agar kita selalu membawa kartu nama dan proposal bisnis saat berjejaring untuk memudahkan kita menawarkan ide usaha kita pada calon investor.

Bekerjasama misalnya dengan teman atau pun orang lain juga menjadi pilihan. Nanti pembagian untung dan seterusnya dibicarakan secara rinci agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Salah satu cara mendapatkan modal usaha yang banyak ditempuh adalah meminta pinjaman dari bank. Sama halnya dengan pinjaman-pinjaman lainnya, tentu saja ada syarat yang harus dipenuhi saat meminjam uang ke bank. Kita bisa mendatangi bank yang kita inginkan dan menanyakan rinciannya di sana.

KEUANGAN & LEGALITAS
Selain hal penting yang sudah dijelaskan di atas, hal lainnya yang tak kalah penting adalah soal perencanaan keuangan dan legalitas.

Tips keuangan dari mba Puput bisa jadi satu artikel sendiri, nih, karena lengkap banget, tapi saya kasih sedikit ringkasannya ya...

Intinya keuangan harus dipisah antara keuangan rumah tangga dan keuangan usaha. Uang juga harus dikelola dengan baik karena uang adalah pemenuhan kebutuhan yang sifatnya terbatas.

Uang pun harus cermat dikelola dengan menyisihkannya sesuai penempatan misalnya untuk dana darurat, asuransi, tabungan, zakat dan seterusnya.

Untuk urusan legalitas, jangan lupa untuk mengurus HKI atau hak kekayaan intelektual seperti merek dagang atau jasa, hak paten, dan lainnya jika diperlukan. Membentuk badan hukum seperti CV ataupun PT jika usaha sudah berjalan dengan perputaran uang yang cukup besar.

Btw, ini sekilas keseruan acara WomanTalk with Futri Zulya kemarin...


Gimana? Lengkap banget, kan, kiat bisnis dari mba Futri Zulya ini?. Tunggu apalagi, kalau sudah punya rencana bisnis yang telah dipikirkan matang-matang sebelumnya, langsung aja activate

*****


27 komentar:

  1. Jadi gak galau lagi kan mba ya setelah mendengar penjelasan mba Futri, btw mau buka usaha apa nih mba kasih bocoran dong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahaha iya mba udah gak galau :). Usahanya gak jauh2 dalam bidan konten dan yoga mba :)

      Hapus
  2. Eksekusi segera jika sudah ada ide dalam berbisnis ya Mba :)
    Lain2nya akan segera menyusul tapi eksekusi dengan realistis juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, tetap harus realistis goalnya ya teh..

      Hapus
  3. Wah, iya, ya. Kalau masih bingung milih passion, bisa ditanyakan ke orang terdekat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, diexplore aja terus biar ketemu passionnya...

      Hapus
  4. Sangat lengkap pembahasannya, Mbak. Semoga semua yang baca langsung termotivasi dan cepat eksekusi idenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aminnn.. semoga bermanfaat yaaa...

      Hapus
  5. semoga bisa ketularan suksesnya kaya mba futri dan kak zata ta, aminnnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. waa makasih nyebut aku sukses Des.., amin aminn.. semoga sukses ya Des!

      Hapus
  6. Keren banget tulisan nya, semoga aku bisa ikutan sukses seperti mbak zata dan mbak futri. Btw aku masih kurang fokus kalau untuk usaha, semoga ke depan nya aku bisa fokus usaha. Amien

    BalasHapus
  7. Ide yang cuma disimpen di kepala ga akan pergi ke mana-mana. Ga akan jadi bisnis juga kalau ga dieksekusi. :)

    BalasHapus
  8. acara kek gini bagus neh buat kasih inspirasi menjalankan bisnis. Sayah tipe banyak maunya dan punha banyak rencana tapi ya itu rencana mulu hahah eksekusinya belon ajaaaah... gak ajak2 ke womantalk-nya sikkkk .. eh harus perempuan semua yak? hihihi

    BalasHapus
  9. Bisnisnya banyak juga mba Puput ini. Hebat bisa kelola semuanya.Ada benarnya kalau bisnis sesuai passion, kalau nggak sama bisa stuck di tengah jalan.

    BalasHapus
  10. Ilmu yang mengenyangkan ini, keren. Ketabok juga nih, planing..planing aj kpan actionny yaaa..
    Tapi emang bener jiwa berbisnis kdang butuh passion dan bisnis yang tepat..

    BalasHapus
  11. Hmm hmm kaya gimana gitu baca ini berada di cubit ,,aku udah punya rencana dari lama tapi belum juga Action nih heuheu jadi hanya sekedar wacana.

    BalasHapus
  12. menarik nih mba tema acaranya, pankapan mau ya diajakin dong hehehe

    BalasHapus
  13. Makasih banget ya hasil gathering ini dirangkum disini. Bermanfaat banget buat aku yang baru mulai usaha ini.

    BalasHapus
  14. Menarik banget ini Kak, pengen punya usaha coffeeshop tapi masih belum berani mulai, tips memisahkan uang harus kucoba nih nabung buat bikin usaha

    BalasHapus
  15. Makasih sharingnya mbak, ini mah lengkap banget dan jadi mikir lagi tentang bisnis yang sempat vakum

    BalasHapus
  16. Daku dulu juga punya usaha yg sempat dihentikan karena mengurus keluarga yang sakit. Saat ini pingin memulai kembali.

    Acaranya inspiratif banget

    BalasHapus
  17. Ini penting juga nih buat semua perempuan yang akan melakukan bisnis ya kak, impian banget emang ya punya bisnis sendiri. Jangan galau lagi kak, kan sudah ada tipsnya nih.

    BalasHapus
  18. Makasih sharing-nya mba. Bermanfaat nih kalau nanti mau bikin usaha :D

    BalasHapus
  19. Makasih sharing dan tipsnya ya mbak. Kadang tuh kalo mo bikin usaha, walau udah nemu passionnya tapi suka minder begitu liat saingannnya banyak dan bagus2 hehe..Padahal harusnya malah jadi pemicu semangat ya biar bikin yang lebih bagus lagi.

    BalasHapus
  20. Jadi semangat bacanya supaya jadi pengusaha

    BalasHapus
  21. Whoa! lengkap banget bahasannya! Semangat ya Zata buat usahanya!

    BalasHapus