Kamis, 08 November 2018

Menjadi Wanita Kuat Ekonomi di Era Digital | Indonesian Women's Forum 2018


Acara pembukaan IWF 2018 atau Indonesian Women Forum 2018 yang berlangsung kemarin di Ciputra Artpreneur berlangsung meriah dan..inspiratif! Sama halnya dengan acara hari kedua ini, 

Bayangkan saja, ada kurang lebih seribu wanita hadir di acara ini. Menko PMK, Puan Maharani, hadir sebagai keynote speaker dan berbagi informasi mengenai cara memajukan wanita sebagai salah satu pejuang ekonomi di era digital ini.

Menurut Menko PMK, saat ini dunia industri sudah memasuki memasuki era industri 4.0 yang ditandai dengan kegiatan ekonomi berbasiskan teknologi cyber atau ekonomi digital. Pemerintahan Presiden Jokowi pun telah mencanangkan visi Indonesia untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. 

Salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan deregulasi kemudahan berusaha antara lain dengan menyediakan akses permodalan melalui kredit usaha rakyat yang angkanya mencapai nilai 120 Triliun Rupiah. 

Nah, demi mewujudkan cita-cita negara kita untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar pada tahun 2020 nanti, Indonesia sangat memerlukan pelaku usaha yang tangguh dan kreatif, dalam hal ini perempuan Indonesia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, femina selalu menyemangati para perempuan Indonesia untuk berwirausaha dengan berbagai program andalannya. Sama halnya dengan IWF yang pertama kali diadakan tahun ini berkolaborasi dengan Google Indonesia dan P & G, femina menghadirkan para pembicara dan nara sumber yang menurut saya bisa menyemangati hadirin yang hadir saat itu. 

Tema IWF kali ini adalah Bringing the Best of Indonesian Women, yang  akan memberikan gambaran lengkap tentang situasi terbaru mengenai pengembangan usaha, karier, serta isu-isu penting perempuan dan gender.

Svida Alisjahbana menyampaikan bahwa acara ini merupakan selebrasi penting bagi seluruh wanita Indonesia. Veronica Utami dari Google juga menekankan bahwa pertumbuhan UKM sangat besar, yaitu mencapai 80 persen dan ini menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh para wirausaha terutama wirausahawati.

Selama dua hari, yaitu tanggal 8 dan 9 November 2018, akan ada konferensi, workshop, serta festival produk lokal yang menarik. Saya sempat mampir ke beberapa booth-nya, salah satunya ada produk tas handmade dari Gembira.

Tanggal 8 November dengan Google Indonesia temanya adalah Wanita Mandiri Indonesia, yang isinya adalah kelas-kelas yang berkaitan dengan wirausaha. Pada hari kedua, 9 November, bersama dengan P&G Indonesia serta sponsor lainnya, kegiatan di IWF akan banyak mengupas soal Future of Work. Menarik banget, kan ....

Peserta yang hadir di konferensi hari pertama.

0 komentar:

Posting Komentar